KEBUMEN - Impian masyarakat Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, untuk memiliki akses transportasi yang lebih baik kini mulai terwujud. Setelah prosesi groundbreaking yang penuh harapan, pembangunan fisik Jembatan Garuda secara resmi telah memasuki tahap awal. Proyek vital ini bukan sekadar tumpukan beton dan baja, melainkan sebuah janji untuk membuka gerbang konektivitas yang lebih luas di selatan Kebumen.
Di lokasi proyek, semangat pembangunan terasa membara. Personel Kodim 0709/Kebumen terlihat bahu-membahu dengan warga setempat. Nuansa gotong royong yang kental terpancar, memperlihatkan betapa kuatnya kolaborasi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan masyarakat dalam mewujudkan infrastruktur impian desa ini.
Komandan Kodim 0709/Kebumen, Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, menegaskan makna mendalam di balik proyek ini. Baginya, pembangunan Jembatan Garuda adalah bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sebuah upaya bersama untuk mengakselerasi kemajuan daerah.

“Pembangunan ini tidak hanya mengandalkan kekuatan TNI, tetapi juga keterlibatan aktif masyarakat. Inilah kunci utama keberhasilan sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap hasil pembangunan, ” kata Letkol Inf Eko Majlistyawan Prihantono, Jumat (1/4/2026).
Lebih lanjut, ia memaparkan harapan besar akan dampak positif jembatan ini bagi kehidupan sehari-hari warga. Jembatan Garuda diproyeksikan akan menjadi urat nadi baru yang melancarkan segala aktivitas.
“Jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan, ” tambahnya.
Kini, mata masyarakat tertuju pada progres pembangunan, menyimpan harapan agar proyek ini tuntas sesuai jadwal. Jembatan Garuda tidak hanya diharapkan mampu menghubungkan antarwilayah, tetapi juga menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat Kecamatan Ayah. Ini adalah simbol kebersamaan yang membawa harapan baru menuju masa depan yang lebih cerah. (PERS)

Updates.